Gebrakan Perdana Jatayu Budaya SMAN 1 Dongko di Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2025
TRENGGALEK – Semangat kebudayaan membara di Alun-Alun Trenggalek pada Rabu, 1 Oktober 2025, saat Sanggar Tari Jatayu Budaya dari SMAN 1 Dongko tampil perdana dalam ajang bergengsi Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2025. Keikutsertaan ini menandai tonggak sejarah baru bagi sanggar tersebut, karena ini adalah pertama kalinya mereka berpartisipasi dalam festival terbuka ini. Meskipun berstatus pendatang baru, tim Jatayu Budaya tampil memukau dan disambut meriah oleh ribuan penonton yang memadati Alun-Alun. Energi para penari, diiringi tabuhan musik tradisional yang rancak, berhasil menyihir mata para hadirin.
Proses Seleksi dan Latihan Intensif
Penampilan apik ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi tim. Para penari yang mewakili SMAN 1 Dongko merupakan siswa-siswi pilihan yang diseleksi ketat dari kelas X, XI, dan XII. Untuk mempersiapkan diri menghadapi panggung festival, mereka menjalani latihan intensif selama kurang lebih satu bulan. Di bawah asuhan penuh perhatian dari guru pembimbing, Ibu Titis Wahyuningsih, S.Pd, para siswa tak hanya mengasah teknik menari, tetapi juga mendalami semangat dan filosofi di balik kesenian Jaranan. Ibu Titis Wahyuningsih menyatakan rasa bangganya atas komitmen para siswa. “Ini adalah pengalaman pertama bagi kami di festival terbuka, dan semangat anak-anak luar biasa. Mereka berlatih keras dan menunjukkan disiplin tinggi demi membawa nama baik sekolah,” ujarnya.
Dukungan Penuh dari Sekolah dan Komite
Kehadiran Jatayu Budaya di festival ini juga didukung penuh oleh pihak sekolah. Kepala SMAN 1 Dongko turut hadir di lokasi pementasan, memberikan semangat secara langsung kepada para penari. Tak ketinggalan, Komite SMAN 1 Dongko juga turut serta memberikan dukungan moral dan logistik, menegaskan komitmen mereka dalam memajukan seni dan budaya di lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 1 Dongko berharap keikutsertaan ini menjadi pemantik semangat siswa lainnya untuk terus melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional. “Kami sangat bangga dengan penampilan perdana ini. Ini membuktikan bahwa generasi muda Trenggalek, khususnya siswa SMAN 1 Dongko, memiliki potensi besar dalam melestarikan warisan budaya,” tutupnya.
Penampilan Jatayu Budaya SMAN 1 Dongko di Festival Jaranan Terbuka Trenggalek 2025 ini telah sukses menciptakan gebrakan, menorehkan pengalaman berharga, dan menunjukkan bahwa semangat melestarikan budaya lokal terus hidup di kalangan pelajar. Pertunjunkan Sanggar Tari Jatayu Budaya dari SMAN 1 Dongko dalam Festival Jaranan Trenggalek Terbuka 2025 dapat disaksikan melalui live streaming Youtube Disparbud Trenggalek dan Youtube SMAN 1 Dongko Official.
